Serayupos.com – Harga Tiket Masuk Wisata Dieng Terbaru 2025 menjadi perhatian wisatawan yang berencana berkunjung ke kawasan dataran tinggi Wonosobo dan Banjarnegara, terutama karena mulai 1 Februari 2025 sejumlah objek wisata mengalami pembaruan tarif untuk wisatawan domestik maupun mancanegara. Informasi ini mencakup daftar lengkap tarif masuk, perubahan harga di beberapa titik populer seperti Candi Arjuna dan Kawah Sikidang, serta tambahan destinasi baru seperti Sibajag Green Canyon, Curug Sikarim, Batu Angkruk dan Jembatan Kaca. Pembaruan harga ini diterapkan oleh pengelola kawasan untuk menyesuaikan kebutuhan operasional serta peningkatan fasilitas wisata yang terus berkembang setiap tahun.

Pariwisata Dieng pada 2025 semakin ramai setelah munculnya sejumlah destinasi baru yang menambah pilihan kunjungan bagi wisatawan. Menurut salah satu pengelola destinasi di kawasan Dieng, peningkatan harga tiket dilakukan agar pengelolaan lokasi wisata tetap optimal. “Setiap tahun ada peningkatan fasilitas, perawatan area, dan penambahan layanan wisata sehingga penyesuaian harga perlu dilakukan agar kenyamanan tetap terjaga,” ujar seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya. Ia mengatakan pembaruan tarif diberlakukan untuk wisatawan individu maupun grup.

Sementara itu, beberapa pemandu wisata lokal menilai kenaikan harga masih berada dalam kategori wajar. Mereka melihat bahwa pengalaman yang didapat wisatawan sebanding dengan peningkatan fasilitas, jalur kunjungan, hingga area foto yang semakin tertata. “Objek seperti Telaga Warna hingga Batu Angkruk sekarang punya penataan lebih baik. Jadi tarif masuk yang diperbarui tahun ini sudah sesuai dengan layanan yang diberikan,” jelas salah satu pemandu wisata di kawasan Dieng Plateau.

Pada perkembangan lain, bertambahnya enam destinasi baru dalam daftar wisata Dieng juga mendorong jumlah kunjungan pada tahun ini. Tempat-tempat seperti Sibajag Green Canyon dan Curug Sikarim menjadi daya tarik tersendiri karena menawarkan keindahan alam yang masih asri. Selain itu, Jembatan Kaca dan Batu Angkruk menjadi titik favorit wisatawan muda karena menyediakan spot foto berlatar keindahan pegunungan Dieng. Penambahan destinasi tersebut turut mempengaruhi penyusunan tarif resmi terbaru yang kini digunakan oleh pengelola kawasan.

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut daftar lengkap harga tiket masuk wisata Dieng 2025 bagi wisatawan lokal (WNI) dan wisatawan mancanegara (WNA):

Daftar Harga Tiket Masuk Dieng 2025

No Objek Wisata WNI WNA
1 Kawasan TPR Garung Rp15.000 Rp15.000
2 Taman Rekreasi Kalianget Rp6.000 Rp6.000
3 Wonoland Rp15.000 Rp15.000
4 Telaga Menjer Rp5.000 Rp10.000
5 Bukit Cinta Rp5.000 Rp10.000
6 Bukit Seroja Rp5.000 Rp10.000
7 Bukit Setalang Rp5.000 Rp10.000
8 Gardu Pandang Kawasan Kawasan
9 Batu Angkruk Rp15.000 Rp15.000
10 Jembatan Kaca Rp15.000 Rp15.000
11 Gunung Prau Rp15.000 Rp25.000
12 Tuk Bimolukar Kawasan Kawasan
13 Telaga Warna Rp22.500 Rp163.500
14 Panama Rp10.000 Rp20.000
15 Dieng Plateau Theater Kawasan Kawasan
16 Batu Pandang Ratapan Angin Rp15.000 Rp25.000
17 Bukit Sikunir Rp15.000 Rp15.000
18 Curug Sikarim Rp10.000 Rp10.000
19 Gunung Bismo Rp20.000 Rp20.000
20 Candi Bima Rp10.000 Rp10.000
21 Museum Kailasa Rp5.000 Rp10.000
22 Kawah Sikidang Rp17.500 Rp30.000
23 Candi Arjuna Rp17.500 Rp30.000
24 Telaga Merdada Rp10.000 Rp10.000
25 Kawah Sileri Rp5.000 Rp5.000
26 D-Qiano Waterpark Rp25.000 Rp25.000
27 Sumur Jalatunda Rp5.000 Rp5.000
28 Kawah Candradimuka Rp5.000 Rp5.000
29 Telaga Dringo Rp5.000 Rp5.000
30 Curug Sigludug Rp5.000 Rp5.000
31 Lubang Sewu Rp5.000 Rp5.000
32 Embung Kelidung Rp5.000 Rp5.000
33 Sibajag Green Canyon Rp10.000 Rp10.000
34 Kebun Teh Bedakah Rp6.000 Rp6.000
35 Bukit Awan Sikapuk Rp15.000 Rp20.000
36 Dieng Culture Festival
37 Bukit Mbeser Rp10.000 Rp10.000
39 Dieng Geopark Rp10.000 Rp15.000
40 Kahyangan Skyline Rp15.000 Rp30.000
41 Watu Angkruk Rp15.000 Rp20.000
42 Pintu Langit Rp15.000 Rp15.000
43 Taman Langit Rp15.000 Rp15.000
44 Tangga Seribu Rp10.000 Rp10.000
45 Swiss Van Java Gratis Gratis

Pada aspek lainnya, wisata Dieng 2025 juga menekankan aturan baru bagi wisatawan yang datang menggunakan bus pariwisata. Jalan utama menuju Dieng dikenal memiliki kontur menanjak dengan lebar jalur yang terbatas. Kondisi tersebut tidak memungkinkan bus berukuran besar untuk naik hingga ke kawasan wisata. Akibatnya, seluruh rombongan wajib transit di pusat Kota Wonosobo sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan shuttle bus yang lebih kecil.

Pengelola wisata lokal menjelaskan bahwa aturan transit tersebut diterapkan untuk keamanan kendaraan dan kenyamanan pengguna jalan lain. Shuttle bus disediakan oleh berbagai operator transportasi resmi dengan kapasitas sesuai kebutuhan rombongan. Selain lebih aman, sistem ini membantu mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di jalur pegunungan yang relatif sempit.